ini bukan cerita tentang Rama dan Shinta bukan pula tentang Romeo and Juliet melainkan ini adalah kisahku, ceritamu dan duniaku ...
Jumat, 29 Juli 2011
THE SIRIUS ...
BINTANG SIRIUS (SYI’RA)
Ketika pengertian-pengertian tertentu yang disebutkan dalam Al Qur’an dikaji berdasarkan penemuan-penemuan ilmiah abad ke-21, kita akan mendapati diri kita tercerahkan dengan lebih banyak keajaiban Al Qur’an. Salah satunya adalah bintang Sirius (Syi’ra), yang disebut dalam surat An Najm ayat ke-49:… dan bahwasanya Dialah Tuhan (yang memiliki) bintang Syi’ra (QS. An Najm, 53: 49)
Kenyataan bahwa kata Arab “syi’raa,” yang merupakan padan kata bintang Sirius, muncul hanya di Surat An Najm (yang hanya berarti “bintang”) ayat ke-49 secara khusus sangatlah menarik. Sebab, dengan mempertimbangkan ketidakteraturan dalam pergerakan bintang Sirius, yakni bintang paling terang di langit malam hari, sebagai titik awal, para ilmuwan menemukan bahwa ini adalah sebuah bintang ganda. Sirius sesungguhnya adalah sepasang dua bintang, yang dikenal sebagai Sirius A dan Sirius B. Yang lebih besar adalah Sirius A, yang juga lebih dekat ke Bumi dan bintang paling terang yang dapat dilihat dengan mata telanjang. Tapi Sirus B tidak dapat dilihat tanpa teropong.
Bintang ganda Sirius beredar dengan lintasan berbentuk bulat telur mengelilingi satu sama lain. Masa edar Sirius A dan B mengelilingi titik pusat gravitasi mereka yang sama adalah 49,9 tahun. Angka ilmiah ini kini diterima secara bulat oleh jurusan astronomi di universitas Harvard, Ottawa dan Leicester.2 Keterangan ini dilaporkan dalam berbagai sumber sebagai berikut:
Sirius, bintang yang paling terang, sebenarnya adalah bintang kembar… Peredarannya berlangsung selama 49,9 tahun. 3
Sebagaimana diketahui, bintang Sirius-A dan Sirius-B beredar mengelilingi satu sama lain melintasi sebuah busur ganda setiap 49,9 tahun. 4
Hal yang perlu diperhatikan di sini adalah garis edar ganda berbentuk busur dari dua bintang tersebut yang mengitari satu sama lain.
Namun, kenyataan ilmiah ini, yang ketelitiannya hanya dapat diketahui di akhir abad ke-20, secara menakjubkan telah diisyaratkan dalam Al Qur’an 1.400 tahun lalu. Ketika ayat ke-49 dan ke-9 dari surat An Najm dibaca secara bersama, keajaiban ini menjadi nyata:
dan bahwasanya Dialah Tuhan (yang memiliki) bintang Syi’ra (QS. An Najm, 53: 49)
maka jadilah dia dekat dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi). (QS. An Najm, 53: 9)
Penjelasan dalam Surat An Najm ayat ke-9 tersebut mungkin pula menggambarkan bagaimana kedua bintang ini saling mendekat dalam peredaran mereka. (Wallaahu a’lam). Fakta ilmiah ini, yang tak seorang pun dapat memahami di masa pewahyuan Al Qur’an, sekali lagi membuktikan bahwa Al Qur’an adalah firman Allah Yang Mahakuasa.
Sepenggal Ceritaku Menuju Perancis
Sepenggal Ceritaku Menuju Perancis
Pikirkan lagi hal ini matang-matang, Perancis tak akan sebegitu jauh melebihi jarak kehidupanmu yang membentang hingga kini. Tentu saja kau tak harus mengarungi samudera luas beserta badainya yang ganas, kau hanya harus duduk manis, dan seorang pramugari cantik akan menawarimu segelas sampanye. Kau gila jika kau pikir kau akan melewatkannya!
Bayangkan saja gemerlapan lampu di Champ Elysees menyambutmu dengan meriah. Batangan-batangan besi Eifel menyapamu begitu tegap, sedang Arch de Triumph menatapmu penuh hormat. Pikirkan itu, gerbang batu yang lahir dari seorang sebeser Napoleon Bonaparte menghormatimu laksana kau adalah orang yang menyusun satu demi satu batu dari awal, hingga terbentuk gerbang kemakmuran semegah itu.
Atau jika kau tak menyukai itu, Arles telah bersiap menyapamu dengan ramah. Kau akan dengan mudah menghirup udara segar disana, matahari bersinar cerah namun tak pernah membakar. Ladang Lavender yang menghampar, membuatmu merasa tak ingin pulang. Belum lagi kebun anggur, dan aroma pabrik keju, menawarkan kemewahan yang tak perlu kau bayar. Jika kau masih ingin menolaknya, kau adalah orang gila, yang lolos tes untuk tidak masuk rumah sakit jiwa!
Apalagi yang masih kaupikirkan? keluargamu tak akan mati kelaparan disini, karena kau berlibur 3 bulan di Perancis. Oh ya, aku tau. Kau pasti memikirkan laki-laki bedebah itu, sudahlah dia tak pantas meski harus mendapat sedikit belas kasihanmu. Apalagi ada dalam pikiranmu, dan mampir disetiap mimpimu. Kau tau apa yang dia lakukan untukmu, dia hanya menghancurkan sebagian semangatmu, lalu melemparkannya tanpa harga kedalam tong-tong sampah! LUPAKAN, LUPAKAN, dia hanya memperjauh jarak antara rumah dan Perancis.
Pikirkanlah lagi mengenai harapanmu yang telah kau ceritakan padaku, tinggal di pedesaan Perancis, merasakan hangat matahari, dan beramah tamah dengan aroma sedap bunga Lavender. Impianmu mengenai itu..... Mimpimu mengenai itu...... tidakkah itu berarti kau mendzolimi dirimu sendiri. Kerja keras, keringat beserta air mata yang telah kau keluarkan, akankah berakhir hanya dalam sebuah kisah cinta fana!! Kerja kerasmu harus segera kau bayar, maafkanlah dirimu, dan nikmatilah liburanmu.
Pergilah nak, pergilah. Berangkatlah ke bandara sekarang, pesawat tak akan menunggumu untuk sebuah alasan cinta. Tinggalah dengan tenang disana, carilah laki-laki muslim penuh kasih di Perancis sana, lalu kau akan dengan bebas mewujudkan segala mimpi dan berbagai impianmu. Jadilah gadis tegar seperti Arch de Triumph, jadilah gadis kuat seperti Eifel, jadilah gadis menarik seperti Champ Elysees, jadilah gadis manis seperti ladang Lavender yang menghampar. Namun yang paling penting tetaplah menjadi gadisku, seperti apa dirimu.
Kesempatan yang sama tak pernah datang 2 kali. Ambilah ini, atau kau akan menyesali ini seumur hidupmu!!
Peluk dan Cium
Ibumu di Surga
…………………………………………
Mungkin sebagian dari kita akan merasa bingung dengan cerita ini. Namun kalau kita membacanya dengan sungguh-sungguh maka kita bisa menangkap maksud dari cerita tersebut. Sebenarnya cerita ini sendiri, adalah sebuah surat yang diberikan oleh sang Ibu kepada anaknya yang sedang mengalami masalah dalam hidupnya. Sama halnya seperti kita, sering kali kita merasa masalah yang datang begitu banyak dan berat, sehingga mejauhkan diri kita dari sikap bersyukur.
Sama halnya seperti cerita ini, banyak orang yang bekerja keras dan melakukan apa saja untuk mewujudkan impiannya. Dalam cerita ini, si anak perempuan memiliki impian untuk bisa berkunjung ke negara Perancis. Orang-orang tersebut mengerahkan tenaganya, dengan harapan impian itu nantinya akan terwujud dan menjadi kenyataan. Namun di saat impian itu telah tepat berada di depan mata, Allah terkadang memberikan kita satu lagi cobaan, yang biasanya hanya orang-orang tertuntulah, yang memiliki keyakinan terbesar yang bisa melewatkannya. Di dalam cerita tersebut, digambarkan bahwa sang Ibu berkata kepada anaknya, bahwa ia harus memaafkan dirinya sendiri lebih dahulu.
Banyak diantara kita, yang mungkin hingga kini tak mampu memaafkan diri kita sendiri, dan pada akhirnya mendzholomi diri sendiri seperti melakukan perbuatan bunuh diri. Di bulan yang suci ini sering kali kita mengirim sms, atau meminta maaf langsung kepada orang2 yang ada di sekitar kita, namun sepertinya tak ada satupun dari kita yang meminta maaf kepada diri kita sendiri.
Maka dari itulah di bulan penuh berkah ini, mulailah hal yang paling sulit untuk dimulai, yaitu maafkanlah diri anda sendiri!!
Salam Hangat Kami
Mewakili teman-teman di PMI ... ^^
Ari_Alexandria ...
Pikirkan lagi hal ini matang-matang, Perancis tak akan sebegitu jauh melebihi jarak kehidupanmu yang membentang hingga kini. Tentu saja kau tak harus mengarungi samudera luas beserta badainya yang ganas, kau hanya harus duduk manis, dan seorang pramugari cantik akan menawarimu segelas sampanye. Kau gila jika kau pikir kau akan melewatkannya!
Bayangkan saja gemerlapan lampu di Champ Elysees menyambutmu dengan meriah. Batangan-batangan besi Eifel menyapamu begitu tegap, sedang Arch de Triumph menatapmu penuh hormat. Pikirkan itu, gerbang batu yang lahir dari seorang sebeser Napoleon Bonaparte menghormatimu laksana kau adalah orang yang menyusun satu demi satu batu dari awal, hingga terbentuk gerbang kemakmuran semegah itu.
Atau jika kau tak menyukai itu, Arles telah bersiap menyapamu dengan ramah. Kau akan dengan mudah menghirup udara segar disana, matahari bersinar cerah namun tak pernah membakar. Ladang Lavender yang menghampar, membuatmu merasa tak ingin pulang. Belum lagi kebun anggur, dan aroma pabrik keju, menawarkan kemewahan yang tak perlu kau bayar. Jika kau masih ingin menolaknya, kau adalah orang gila, yang lolos tes untuk tidak masuk rumah sakit jiwa!
Apalagi yang masih kaupikirkan? keluargamu tak akan mati kelaparan disini, karena kau berlibur 3 bulan di Perancis. Oh ya, aku tau. Kau pasti memikirkan laki-laki bedebah itu, sudahlah dia tak pantas meski harus mendapat sedikit belas kasihanmu. Apalagi ada dalam pikiranmu, dan mampir disetiap mimpimu. Kau tau apa yang dia lakukan untukmu, dia hanya menghancurkan sebagian semangatmu, lalu melemparkannya tanpa harga kedalam tong-tong sampah! LUPAKAN, LUPAKAN, dia hanya memperjauh jarak antara rumah dan Perancis.
Pikirkanlah lagi mengenai harapanmu yang telah kau ceritakan padaku, tinggal di pedesaan Perancis, merasakan hangat matahari, dan beramah tamah dengan aroma sedap bunga Lavender. Impianmu mengenai itu..... Mimpimu mengenai itu...... tidakkah itu berarti kau mendzolimi dirimu sendiri. Kerja keras, keringat beserta air mata yang telah kau keluarkan, akankah berakhir hanya dalam sebuah kisah cinta fana!! Kerja kerasmu harus segera kau bayar, maafkanlah dirimu, dan nikmatilah liburanmu.
Pergilah nak, pergilah. Berangkatlah ke bandara sekarang, pesawat tak akan menunggumu untuk sebuah alasan cinta. Tinggalah dengan tenang disana, carilah laki-laki muslim penuh kasih di Perancis sana, lalu kau akan dengan bebas mewujudkan segala mimpi dan berbagai impianmu. Jadilah gadis tegar seperti Arch de Triumph, jadilah gadis kuat seperti Eifel, jadilah gadis menarik seperti Champ Elysees, jadilah gadis manis seperti ladang Lavender yang menghampar. Namun yang paling penting tetaplah menjadi gadisku, seperti apa dirimu.
Kesempatan yang sama tak pernah datang 2 kali. Ambilah ini, atau kau akan menyesali ini seumur hidupmu!!
Peluk dan Cium
Ibumu di Surga
…………………………………………
Mungkin sebagian dari kita akan merasa bingung dengan cerita ini. Namun kalau kita membacanya dengan sungguh-sungguh maka kita bisa menangkap maksud dari cerita tersebut. Sebenarnya cerita ini sendiri, adalah sebuah surat yang diberikan oleh sang Ibu kepada anaknya yang sedang mengalami masalah dalam hidupnya. Sama halnya seperti kita, sering kali kita merasa masalah yang datang begitu banyak dan berat, sehingga mejauhkan diri kita dari sikap bersyukur.
Sama halnya seperti cerita ini, banyak orang yang bekerja keras dan melakukan apa saja untuk mewujudkan impiannya. Dalam cerita ini, si anak perempuan memiliki impian untuk bisa berkunjung ke negara Perancis. Orang-orang tersebut mengerahkan tenaganya, dengan harapan impian itu nantinya akan terwujud dan menjadi kenyataan. Namun di saat impian itu telah tepat berada di depan mata, Allah terkadang memberikan kita satu lagi cobaan, yang biasanya hanya orang-orang tertuntulah, yang memiliki keyakinan terbesar yang bisa melewatkannya. Di dalam cerita tersebut, digambarkan bahwa sang Ibu berkata kepada anaknya, bahwa ia harus memaafkan dirinya sendiri lebih dahulu.
Banyak diantara kita, yang mungkin hingga kini tak mampu memaafkan diri kita sendiri, dan pada akhirnya mendzholomi diri sendiri seperti melakukan perbuatan bunuh diri. Di bulan yang suci ini sering kali kita mengirim sms, atau meminta maaf langsung kepada orang2 yang ada di sekitar kita, namun sepertinya tak ada satupun dari kita yang meminta maaf kepada diri kita sendiri.
Maka dari itulah di bulan penuh berkah ini, mulailah hal yang paling sulit untuk dimulai, yaitu maafkanlah diri anda sendiri!!
Salam Hangat Kami
Mewakili teman-teman di PMI ... ^^
Ari_Alexandria ...
Selasa, 26 Juli 2011
The Confession ... that was ironic but PLONG .. hehe
Ini tentang dia yang selama ini saya panggil dengan nama “THE AUGUST LADY”, dia yang pada awalnya bisa saja namun dengan seiring berjalannya waktu, semuanya berubah menjadi hal yang luar biasa, setidaknya luar biasa bagi saya sendiri.
Saya yang selama ini bersifat tertutup ternyata bisa terbuka kembali dan menikmati cerahnya cahaya cinta. Selama saya mengenalnya raga ini pun lansung memberikan perhatian lebih namun sayang hanya pada batas pengegum rahasia bagi dirinya. Hal itu bukan karena ku tak sanggup untuk mengungkapkan melainkan karena saya sadar akan keadaanku yang sangat berbeda dengan dirinya yang menurutku dia lah sang super sempurna. Meski ku tahu bahwa cinta itu tak kenal dengan yang namanya perbedaan.
Saya pun memutuskan untuk menyimpan rasa ini rapat-rapat sampai tiba waktunya nanti semuanya akan terungkap. Bukan hanya itu karena kelak rasa ini akan menjadi sebuah inspirasi yang akan membawaku terbang tak berarah sembari mengharapkan bahwa ku akan terjatuh tepat diatas pangkuannya.
Bagiku dia itu orangnya sangat sederhana, murah senyum dan pastinya tidak akan pernah makan sabun .... hehehe ... !!
Kalaupun kelak ku ditanya akan mengapa ku menyukainya, maka ku hanya akan bisa terdiam. Karena ku sama sekali tak memiliki alasan akan kenapa ku menyukainya. Ku hanya bisa menyebut hal itu sebagai ISYARAT HATI. Tidak mencintai karena paras dan kecantikannya tidak pula dengan derajat dan agamanya melainkan karena dirinya yang apa adanya di mata saya.
The AUGUST LADY adalah seorang yang berpribadi yang lucu, unik dan bersahabat. Hal itu yang menjadi ciri khas dia di mata sang ALEXANDRIAN. Kalau saya boleh angkat bicara saya ini adalah orang yang bodoh yang tidak pernah berani dan tak pernah ingin mengungkapkan perasaan. Itu kulakukan karena ku lebih mementingkan peraasaannya yang selama ini sudah lumayan dekat dengan diri saya.
TENANG ..... kata itulah yang mewakili perasaan saya tiap kali melihat wajahnya baik itu secara lansung maupun hanya sebatas perantara dunia maya. Senyum pun terkadang tak sanggup saya tepis tiap kali melihat dia berekspresi. Tapi apa boleh buat “dia hanya bisa menjadi MAWAR yang berada di dalam ETALASI yang hanya bisa saya lihat dan tak mampu saya gapai....”.
Sampai suatu hari ku pun mencoba untuk membuka dan menunjukkan bahwa ku benar-benar care dan kagum terhadapnya. Beberapa ketertarikan pun telah saya tawarkan, namu ternyata hal itu belum cukup untuk menunjukkan padanya bahwa aku betul-betuk menyayanginy.
GIVE UP ..... haruskah saya menyerah ... ??
Namun sayangnya TIDAK ....
Ku memang lemahnamun sayangnya ku selalu kuat akan TEKAD. Menjadi bagian darinya akan lebih baik untuk saat ini SAHABAT dan KERABAT. Orang terkadang bilang “kalau cinta tak mesti harus memiliki dan kalau jodoh pasti tak akan kemana”. Namun sayangnya kalimat itu hanya sebagai bualan dan omong kosong belaka bagi saya yang hanya diperuntukkan buat orang-orang yang BERPUTUS ASA. Makanya ku mencoba kembali mendaki apa yang selama ini telah aku jajaki.
Sampai pada akhirnya ku pun memutuskan untuk mengungkapkan perasaan yang selama ini saya pendam sendiri. Meski itu pada akhirnya dia telah menjadi milik orang lain. SEDIH .... ??? tidak juga ... (ujarku dalam khati sembari mengelus dada bertanda SABAR). Apakah teka-teki tuhan telah terjawab ?? wallahu a’lam ...
Kebahagian dia telah menjadi modal utamaku kedepannya. Itu berarti dia telah menemukan bintangnya tanpa harus bersusah payah memohon dan memendam ... tanpa harus mengalami apa yang selama ini telah kualami.
TUTUR DO’A .... yahhhh .. !!
Cuman itu yang bisa saya lakukan bermunajat di hadapan ilahi rabbi.
“TUHAN .... jadikanlah dia yang terbaik dan tanamkan hal ini sebagai kenangan yang terindah buatku kelak dan jangan pernah kau menjauhkannya dari CINTA ..... “
Ari-Kitaro Aburame
Minggu, 24 April 2011
Sahabat_Sahabat Katulistiwa Part 2
(hari demi hari telah mereka lalui bersama, hingga tiba waktu jualah yang memisahkan mereka. Mereka telah memenangkan beraneka ragam kompetisi yang telah dilaksanakan baik itu antar sekolah, daerah sampai ke tingkat Nasional. Setelah menyelesaikan pendidikan di jenjang SMA, tibalah saatnya mereka berjuang untuk bisa berhasil tembus ke Universitas-universitas impian mereka selama ini.)
Aulia : “Tidak terasa yah sis ... akhirnya kita bisa berada di ujung perjuangan kita ... “
Saskia : “belummm kalee .... justru ini baru permulaan .. !! masih ada begitu banyak cobaan yang menanti kita di ujung cakrawala dunia. Eh .... ngomong-ngomong gimana perkembangan Beasiswa yang kemarin kamu kan termasuk salah seorang diantaranya yang bakalan dapat kesempatan menikmati udara sejuk negeri sakura.
Aulia : “yahhhh .... !!! masih saya perjuangkan ... !! cuman saya khawatirr bisa gak yahh saya berkompetisi dengan mereka-mereka yang hebattt disana ... entar yang ada malah saya bikin malu lagiii ....
(tiba-tiba Diana datang menghampiri mereka)
Diana : “Aulia pasti bisaaaa ...... ,”
Aulia : “ehhhh di ...... !!!
Diana : “yahhh .... !!! saya yakin kalau Aulia pasti bisa ... buktinya kemarin-kemarin meski Aulia dalam keadaan sangat khawatirrr tapi berhasil juga dalam beberapa kompetisi ... !!
Saskia : “betullll tuhhh .... !!! kehawatiran ituu sudah menjadi hal yang biasa ... !! yang jelas kita bisa mengolahh kehawatiran itu menjadi sebuah pemicu semangattt kita . !!
Aulia : “kalian berdua ituu memang Ahli yahh dalam hal memotivasi saya ... !!, ehhhh ... tapi ngomong-omong ... saya dapat kabar nihh dari kak Rianti kalau Diana bakalan ke China yahh .. ???
Diana : “iyyahhh ... saya akan melanjutkan sekolah saya di sana ... !!
Saskia : “wahhhhhh ..... !!! kita-kita pasti bakalan merindukan kalian berdua ... !!
Diana : “hhhhmmmmm ..... Saskia mahh cemenn ...... !! masa sih kalian gak mau nyusul kita-kita .. !! trusss bagaimana dengan LAVENDER TOWN dan MENARA EIFEL nya ... ??? trussss Zinedine Zidane dan Patung Benoparte pasti bakalan sedihh berat nihhh ....
Saskia : “FRANCH ..... akan kusimpan impianku setinggi-tingginya ... !! dan cepat atau lambatt ku akan menorehkan sebuah sejarah akan kedatanganku ke negeri Bunga Lavender tersebut.
Aulia : “Aaaaasssssseeekkkkk ..... !!! itu baru namanya temankuuuu .. !! neverrr give up ..... !!
(mereka pun menghabiskan waktu bersama-sama hari itu. Hingga tiba saatnya dimana mereka harus berpisah. Hari itu di Hasanuddin Airport).
Fauzah : “hiks .... hiks ... hiks .... ini bakalan menjadi hari yang sangat panjang buat kami untuk menunggu kedatangan kalian kembali ke Indonesia ... !!
Diana : “cup .... cup .... cup .... !!! udah ahhhh, fauzah gak usah nangis kayak gituu .. !!! kalau perlu entar kita ketemunya di BELANDA ....
Fauzah : “lahhhh ... ko’ malah Belanda .... ??? kamu kan mau ke China .. ?
Aulia : “kita-kita kan pada mau jemputt kedatangan Fauzah nanti kalau sudah berhasilll kesana ... katanya mau sekolah di Belanda ... sampe-sampe dibela-belain beli bukunya RIZKI PANDU PERMANA “Negeri Van Orange” .... !!
Fauzah : “kalian bisa ajaa ... !!!
(tak lama kemudian Saskia, Rianti, Aprilia, dan Ibu Anisyah datang)
Saskia : Heiiii ca’ ... kamu kok gak nungguin kita ....?? jahattt ..!!
Fauzah : “hehehehe ... !! sorry .... sorry ... !!!
Rianti : “kalian berdua baik-baik yahhh disana ... jaga diri baik-baik ... trusss jangan lupa Beribadah .... !!
Aulia : “iyyahhh kak ... !!”
Rianti : “Aulia .... !!!
Aulia : “Ada apa kak .... ??”
Rianti : “JEPANG dan KOREA ituu sudah dekat lohhh ... !!! itu tandanya kamu dan Choi Minho bakalan semakin dekatt ... !!”
Aulia : “hahahahah .... kakak ada-ada ajaaaa ... !!
Aprilia : “wahhh hebat .... 2 diantara kita sudahh berhasil menggapai impian mereka ... !!”
Rianti : “lahhhh ..... kalau Rianti sendiri kapan ke Mesirnya ... !!”
Aprilia : “nantilahhh kak .... Mesir saat ini kan masihh kacau !!
Semua : hahahahahahhahahahahahahah .........
(candaan Aprilia saat itu pun memecah kesedihan mereka.
Perhatian ... perhatian .....
Untuk penumpang yang hendak ke Jakarta agar kiranya besiap-siap ...
Aulia : yaweisss .... kalau begituu kami pergi dulu yahhhh ... !!!
Diana : sas’ .... Ingat lohhh ... !!! Jangan buat Zidane kecewa ma kamu ... !! ca’ saya sangat ingin kamu traktir saya nanti makan keju di negeri kincir angin ....!! prilll .... jangan lupa pilihkan saya buku-buku yang terbaikk yang pernah kamu baca kalau sudah berada di Al-Azhar nanti yahhhh ... !!! yawdahhh .... sampaii jumpa para laskar katulistiwa sang merah putihh ... !!
(mereka pun saling melambaikan tangan dengan bercucuran air mata)
Saskia : PRANCIS ........ tunggu kedatanganku .. !! akan ku torehkan setitik sejarah pada menara Eifel mu ....
Fauzah : BELANDA ....... akan ku buktikan bahwa telah terlahir kartini-kartini baru di Negri Katulistiwa ini ....
Aprilia : MESIR ...... Piramidamu akan menjadi saksi akan kedatanganku hari ituuu ..... !!
(mereka pun menghapus air mata mereka dan berjanji akan berusaha lebih keras lagi untuk bisa menyusul teman-temannya).
Ibu Anisyah : ingat anak-anak ..... “success is 1 % of Theory and 99 % work hard” .... and “ Our greatest glory is not in never falling but in rising everytime we fall”
(mereka pun saling berpelukan satusama lain dan kembali ke rumah mereka dengan sebuah semangat baruuu .... )
Kamis, 03 Maret 2011
Yakinlah Anda Bisa
Ingatlah ketika Anda masih kecil, dan mencoba belajar berjalan. saya yakin anda mengalami seperti ini:
Pertama Anda harus belajar untuk berdiri: sebuah proses yang melibatkan seluruh tubuh, jatuh lalu kembali berdiri. Anda kadang tertawa serta tersenyum, tapi dilain waktu anda menangis dan meringis karena sakit. Entah, seperti ada tekad dan keyakinan dalam diri Anda bahwa Anda akan berhasil, apa pun dan bagaimanapun. Anda punya motivasi dalam diri Anda.
Setelah banyak berlatih akhirnya Anda mengerti bagaimana keseimbangan diri Anda, sebuah persyaratan untuk kejenjang berikutnya. Anda menikmatinya dan seolah-olah punya kekuatan baru, punya motivasi baru. Anda akan berdiri dimana Anda suka – di tempat Anda, di sofa, di pangkuan ibu Anda, Bapak anda, atau pun seseorang. Itu adalah waktu yang menggembirakan – Anda melakukannya! Anda dapat mengontrol diri Anda. Anda tersenyum dan tertawa lucu, puas akan keberhasilan Anda. Sekarang – langkah berikutnya – berjalan. Anda melihat orang lain melakukannya – ini keliatannya tidak terlalu sulit – hanya memindahkan kaki Anda saat Anda berdiri, kan?
Salah – ternyata lebih kompleks daripada yang Anda bayangkan. Anda berurusan dengan rasa frustasi. Tapi Anda terus mencoba, mencoba lagi dan mencoba lagi dan lagi sampai Anda tahu bagaimana berjalan. Anda selalu ingin kedua tangan anda diberi pegangan saat berjalan.
Jika orang melihat Anda berjalan, mereka akan bertepuk tangan, mereka tertawa, mereka akan memberi semangat, "Ya Tuhan, lihatlah apa yang dia lakukan". "Oh anakku sudah bisa berdiri". "pandainya anakku, pintarnya anakku" dan lain-lain. Dorongan ini memicu Anda; dorongan itu menambah rasa percaya diri Anda. Dorongan itu memotivasi Anda.
Namun meski begitu, Andapun mencoba berjalan saat tak ada yang melihat Anda, saat tak ada yang bersorak-sorai? Setiap peluang ada, Anda berlatih untuk berjalan. Anda tidak bisa menunggu seseorang untuk memotivasi Anda untuk mengambil langkah-langkah berikutnya. Anda belajar bagaimana untuk memotivasi diri sendiri.
Jika kita bisa mengingat hal ini tentang diri kita di hari ini.
Ingat bahwa kita bisa melakukan apapun yang kita pikiran. Kita mampu mengatur jika kita mau dan bersedia melewati proses, seperti ketika kita belajar berdiri, seperti ketika kita belajar berjalan. Kita tidak perlu menunggu orang lain untuk memotivasi kita, kita perlu memotivasi diri kita sendiri.
Jika Anda sudah lupa bagaimana melakukan hal ini, atau merasa seperti beku, kaku dan gamang. Maka Anda membutuhkan motivasi, ambillah kembali perjalanan singkat dalam hidup Anda yang telah lewat – Lihatlah prestasi Anda, tidak peduli prestasi besar atau prestasi kecil – atau saat-saat dimana Anda bertemu dengan tantangan dan menemukan cara untuk berhasil. Ulanglah keberhasilan itu saat ini, saat anda menghadapi permasalahan yang sedang anda hadapi.
Fokus pada semua hal yang Anda pikir Anda tidak bisa lakukan, kemudian lakukanlah. Lihatlah buah hati anda. Mereka tidak pernah menyerah. Dan mereka yakin serta percaya terhadap anda, bahwa anda mampu dan bisa. Mereka percaya di dalam semua kehidupan Anda!
Sekarang Anda harus percaya pada diri Anda! Yakinkan pada hati Anda Bahwa Anda pasti bisa.
"Ingat, hari ini adalah hari terbaik dalam hidup Anda, milikilah masa depan yang indah, dengan membuat perubahan hari ini!
Marlene – Resensi.net
Sumber: http://www.resensi.net/
Pertama Anda harus belajar untuk berdiri: sebuah proses yang melibatkan seluruh tubuh, jatuh lalu kembali berdiri. Anda kadang tertawa serta tersenyum, tapi dilain waktu anda menangis dan meringis karena sakit. Entah, seperti ada tekad dan keyakinan dalam diri Anda bahwa Anda akan berhasil, apa pun dan bagaimanapun. Anda punya motivasi dalam diri Anda.
Setelah banyak berlatih akhirnya Anda mengerti bagaimana keseimbangan diri Anda, sebuah persyaratan untuk kejenjang berikutnya. Anda menikmatinya dan seolah-olah punya kekuatan baru, punya motivasi baru. Anda akan berdiri dimana Anda suka – di tempat Anda, di sofa, di pangkuan ibu Anda, Bapak anda, atau pun seseorang. Itu adalah waktu yang menggembirakan – Anda melakukannya! Anda dapat mengontrol diri Anda. Anda tersenyum dan tertawa lucu, puas akan keberhasilan Anda. Sekarang – langkah berikutnya – berjalan. Anda melihat orang lain melakukannya – ini keliatannya tidak terlalu sulit – hanya memindahkan kaki Anda saat Anda berdiri, kan?
Salah – ternyata lebih kompleks daripada yang Anda bayangkan. Anda berurusan dengan rasa frustasi. Tapi Anda terus mencoba, mencoba lagi dan mencoba lagi dan lagi sampai Anda tahu bagaimana berjalan. Anda selalu ingin kedua tangan anda diberi pegangan saat berjalan.
Jika orang melihat Anda berjalan, mereka akan bertepuk tangan, mereka tertawa, mereka akan memberi semangat, "Ya Tuhan, lihatlah apa yang dia lakukan". "Oh anakku sudah bisa berdiri". "pandainya anakku, pintarnya anakku" dan lain-lain. Dorongan ini memicu Anda; dorongan itu menambah rasa percaya diri Anda. Dorongan itu memotivasi Anda.
Namun meski begitu, Andapun mencoba berjalan saat tak ada yang melihat Anda, saat tak ada yang bersorak-sorai? Setiap peluang ada, Anda berlatih untuk berjalan. Anda tidak bisa menunggu seseorang untuk memotivasi Anda untuk mengambil langkah-langkah berikutnya. Anda belajar bagaimana untuk memotivasi diri sendiri.
Jika kita bisa mengingat hal ini tentang diri kita di hari ini.
Ingat bahwa kita bisa melakukan apapun yang kita pikiran. Kita mampu mengatur jika kita mau dan bersedia melewati proses, seperti ketika kita belajar berdiri, seperti ketika kita belajar berjalan. Kita tidak perlu menunggu orang lain untuk memotivasi kita, kita perlu memotivasi diri kita sendiri.
Jika Anda sudah lupa bagaimana melakukan hal ini, atau merasa seperti beku, kaku dan gamang. Maka Anda membutuhkan motivasi, ambillah kembali perjalanan singkat dalam hidup Anda yang telah lewat – Lihatlah prestasi Anda, tidak peduli prestasi besar atau prestasi kecil – atau saat-saat dimana Anda bertemu dengan tantangan dan menemukan cara untuk berhasil. Ulanglah keberhasilan itu saat ini, saat anda menghadapi permasalahan yang sedang anda hadapi.
Fokus pada semua hal yang Anda pikir Anda tidak bisa lakukan, kemudian lakukanlah. Lihatlah buah hati anda. Mereka tidak pernah menyerah. Dan mereka yakin serta percaya terhadap anda, bahwa anda mampu dan bisa. Mereka percaya di dalam semua kehidupan Anda!
Sekarang Anda harus percaya pada diri Anda! Yakinkan pada hati Anda Bahwa Anda pasti bisa.
"Ingat, hari ini adalah hari terbaik dalam hidup Anda, milikilah masa depan yang indah, dengan membuat perubahan hari ini!
Marlene – Resensi.net
Sumber: http://www.resensi.net/
Senin, 14 Februari 2011
Sahabat_Sahabat Katulistiwa Part 1
SAHABAT_SAHABAT KATULISTIWA
Aulia : Dia adalah seorang anak yang teguh pendirian dan memiliki kemampuan berbahasa yang cukup hebat dibandingkan dengan teman-temannya yang lain. Dia berasal dari keluarga yang sederhana.
Saskia : seorang anak pejabat yang telah bersahabat dengan Aulia sejak mereka masih kecil. Dia sangat cerdas dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam, dab memiliki cita-cita yang sangat tinggi.
Fauzah : seorang siswi baru tempat dimana Aulia dan Saskia menuntut ilmu, dia sangat mencintai budaya, musik, dan seni sastra.
Rianti : seorang Mahasiswa semester 7 yang barjuang mati-matian untuk memperoleh beasiswa keluar negeri demi sebuah impian untuk dapat melihat kemegahan dunia dan mempelajari budaya negara-negara lain.
Diana : Gadis yang berdara CHINA sahabat Aulia saat mereka bersama-sama di sebuah tempat bimbingan belajar
Aprilia : sahabat Aulia yang pendiam dan hobi baca, dia dijuluki oleh teman-temannya dengan si kutu buku. Selain itu, dia juga seorang pemimpi yang mempunyai mimpi yang sangat banyak.
Ibu Anisyah : seorang guru favorit Aulia dan teman-teman yang lain. Guru yang benar-benar memperhatikan potensi yang dimiliki oleh siswanya dan selalu memberikan motivasi untuk bisa tetap semangat dalam menjalani yang namanaya dunia pendidikan.
Selamat Menyaksikan .....
“tanah airku tidak kulupakan, kan terkenang selama hidupku,
Biarpun saya pergi jauh, tidak akan hilang walau jauh
Tanah ku yang kucintai, engkau ku hargai ......”
Seperti biasa lagu ini selalu terdengar di ruangan kelas XI-II SMA Negeri 1 Sungguminasa, siapa lagi kalau bukan Fauzah, siswi yang sangat cinta akan tanah air dan budaya Indonesia. Hampir setiap hari lagu ini dilantungkan di ruangan kelas ini. Tak lama kemudian Aulia dan Saskia datang menghampiri Fauzah.
Aulia : “ckckckckckckc ..... ibu kita Kartini kayaknya gak pernah bosan mendengarkan lagu kebangsaanya ini yahhh sas ... (sambil duduk di dekat Fauzah)
Saskia : “yappppp .... !!! sekali-kali diganti kenapa ca’ ... bosan tauuu tiap hari dengar itu melulu di kelas ini. Nih saya punya banyak stok lagu-lagu yang lagi hits, entar saya kirimin. Yaaaa ...... itu pun kalau kamu berminat ... (sambil ngejewer hidung Fauzah yang menurutnya sangat ngegemesin)
Fauzah : “sampai kapan pun saya tak akan pernah melenceng dari budaya Indonesia, saya akan tetap mempertahanan apa yang saya senangi. Lagian kalau bukan kita sebagai pelajar Indonesia yang mempertahankan budaya kita maka siapa lagi yang mau diharapkan ... ngarepin si Key, Minho, atau mungkin david Beckham dan Ronaldo ...... ??
Aulia : “iyyahh juga yahh ..... , kalau dipikir-pikir Negara kita ini sangat miskin akan pelajar yang mau mempertahankan budaya-budaya Merah-Putih, makanya tidak salah kalau Malaysia bisa dengan mudahnya mengambil alih budaya yang kita punya sekarang ini ..... “
Fauzah : “maka dari ituuuuuu ...... mulai saat ini mari kita berbuat untuk bangsa, paling tidak kita mulai dari hal-hal yang kecil. Yahhh kayak yang saya lakukan ini ... dengan melantungkan lagu-lagu kebangsaan gitu. Lagian lagu yang kayak gini gak jelek-jelek amat lohhh .... (sambil meyakinkan Aulia dan Saskia). Jangankan lagu kebangsaan yang kayak ini, semalam saja saya sempat melihat acara TV kalau masih banyak masyarakat Indonesia yang tidak bisa melafalkan PANCASILA dan TEKS PROKLAMASI. Bukankah itu sangat memperihatinkan .... ?
Saskia : “iyyahh juga sihhh ... !! saya juga sempat menyaksikan acara TV tersebuttt ...! gila yahhh ... ngelafalin PANCASILA saja susah apalagi Undang-Undang Dasar ...
(mereka bertiga pun tertawa terbahak-bahak dengan apa yang telah diucapkan siska barusan, mereka pun menyadari bahwa negara ini sangat miskin akan generasi pelanjut yang betul-betul mau mempertahankan budaya bangsa).
(sementara itu Aprilia yang berbeda kelas dengan Aulia, Saskia dan Fauzah sudah mulai gelisah nungguin jam Istirahat. Soalnya dia sudah tidak sabaran untuk berkumpul dengan ketiga sahabatnya itu).
Aprilia : “addduuhhhh ..... kapan nihh yah pelajarannya selesaii ?? sudah gak sabaran nihh pengen ngumpul ma mereka-mereka, pasti sekarang mereka dah selesai duluan lagi .... Aaaarrrrggggggg ...... bete ... bete .... bete ...
Ibu Anisyah : “ada apa pril ... ??? kayaknya kamu gelisah gitu ...! ada yang bisa Ibu Guru bantu?
Aprilia : “engga’ bu, sepertinya saya cuman kurang enak badan aja” (mencari alasan untuk menutupi kegelisahannya).
Ibu Anisyah : “adduuhhh .... kalau aprilia lagi gak enak badan bilang dari tadi, yawdah sekarang sebaiknya April pulang aja dulu ... “
Aprilia : “tapii bu’ .... saya masihhh sanggup kok ... “
Ibu Anisyah : “Prilllll .... gak apa-apa ko’ .. !! nanti ibu bisa jelaskan ulang ke april kalau sudah punya waktu ... “
Aprilia : “yaudahh bu, terima kasih banyak yahh bu ...., kalau gitu saya duluan bu’ ...”
(Aprilia pun dengan segera menuju ke suatu tempat).
Saskia : “hhhmmm ..... !!! time is over ... kemana saja sih kamu prill ?? lama bangett datangnya .. , kering tau nungguin kamu .. !!
Aprilia : “so ... so .. soo ... riiiiiii ... (terengah-engah), tadi Mam Anisyah nambain jamnya, untung saya punya alasan ... hehehe ..
Aulia : “paling juga alasannya seperti yang kemaren-kemaren .... saya kurang enak badan bu .... hahahahaha
Aprilia : “tahu aja kamu ..., trusss Kak Riantinya mana ??”
Fauzah : “katanya sih dia agak sedikit terlambatt soalnya dia lagi ngejemputt seseorang yang spesial ...”
Aprilia : “seorang spesial ... ??? siapa sih ca’ ??”
Fauzah : “Meneketeheeee .... !! seandainya saya tahu dari tadi kalee sy tanya siapa orangnya ... “
(tak lama kemudian Rianti dan orang spesialnya datang)
Aulia : “tuh mereka dah datang ... bukankahh yang bersama kak Rianti itu adalah Diana ... ???
Saskia : “ohhh iyyahh .. itukan Diana .... “
(mereka pun berlari memeluk Diana)
Aulia : “adduuuhh kangen deh ma kamu Di ....”
Diana : “sama sayang ..... saya juga kangennnn banget ma kalian”saya datang kesini untuk memberikan kalian dukungan lohh agar lebihh semangat lagi belajarnya ..
Rianti : “yawdahhh ... acara kangen-kangenan nya cukupp sampai disini dulu yahh .. !! kita lansung aja ke agenda kita hari ini.
(mereka pun membentuk lingkaran dan membicarakan apa yang akan mereka segera lakukan dalam waktu dekat ini).
Aprilia : “kak .... saya ko’ gak yakin untuk berhasil dalam test dan mendapatkan beasiswa ini, soalnya pasti akan ada banyak saingan, belum lagi yang berasal dari sekolah unggulan se-indonesia ...!!
Aulia : “mental yang kayak gini nihhh yang selalu membuat orang selalu gagal sebelum bertarung ... lagian apa salahnya juga kita mencoba. Kalaupun kita gagal ya paling tidak ini menjadi cambuk dan bahan pelajaran buat kita sukses, ingat gak dengan kutipan dari kak Arian yang mengatakan our greatest glory is not in never falling, but in rising everytime we fall sukses ituu bukan karena kita tidak pernah jatuhh, melainkan pada saat kita terjatuhh, kita selalu mencoba untuk bangkit.
Rianti : “saetuuujuuuu dengan aulia .... !! kayaknya bakalan jadi status di Facebook lagi nihh .. hahaha .... tapi benarrr loh Albert Einstein aja harus terjatuhh berkali-kali sebelum menemukan rumus E=m.c2 .... paling tidak kita memperbanyak pengalaman aja dulu ... we learn by our experiences ...ya gakkk ... ???
Fauzah : “setuuujuuuuu .... !!! mari kita tunjukkan bahwa kita juga bisa, kita tunjukkan semangat Ibu Kita Kartini mengalir dalam diri kita ....
Diana : “saya sangat bangga bisa berteman dengan kalian semua, selain cerdas ternyata kalian juga punya semangat juang yang tinggi. Saya yakin cepat atau lambat kita semua bakalan menjadi sukses dalam bidang kita masing-masing .... “
(Aulia pun menghampiri diana dan memegang pundaknya)
Aulia : “there is will, there is way” dimana ada kemauan disitu pasti akan ada jalan ... “
Diana : “yahhhh ... !! tergantung bagaimana kita menemukan jalan itu dengan cara yang kita miliki ... !!
Saskia : “tiga hari lagi ... kita akan menunjukkan pada dunia bahwa kita ini ada ... mari kita bersama-sama bekerja keras untuk ituu.
(tiba-tiba ibu guru Anisyah datang menghampiri mereka ...)
Aprilia : “hhhmmmmm ... gawattt GAME OVER nihhh .. !!! Ibu Anisyah pasti bakalan marahh besarr nihh .. !!
Rianti : “tenang aja priill ceritakan aja apa adanya dan minta maaf ma bu gurunya ... “
(Aprilia pun berjalan menghampiri Ibu anisyah dengan tujuan untuk meminta maaf padanya namun tiba-tiba ..... )
Ibu Anisyah : “tidak perlu minta maaf ... saya tahu apa yang selama ini kalian lakukan ... !! kak Rianti sudah cerita banyak mengenai hal ituu ... !!
Aprilia : “mang ibu kenal dengan kak Rianti ... ??
Rianti : “ya iyyahh lahh .... !!! secara dia kan kakak saya ..., dan mengenai hal ini kak Anisyah dah lebih dulu tahu daripada saya ... hehehe
Fauzah : “huhuhuhuhuhu ... !!! kok kakak gak cerita dari awal dengan kita-kita sihhh .. !!! kakak jahatttt ....
Rianti : “hahahaha .... biarrr jadi surprise buat kaliann semua ... !! yawdah belajarnya dilanjutin lagi gihh .. !! ni ada tambahan soal-soal yang kalian bisa kerjakan .. !! truss kalau ada yang tidak diketahuiii kalian bisa tanyakan ma saya atau Ibu Guru Anisyah .....
Aulia : sssssiiiippppppppp ..... !!!
(keesokan harinya Aulia tiba-tiba bertemu dengan Rianti di sebuah rumah makan, mereka pun berbincang-bincang banyak, sampai perbincangan mereka pun sampai pada kehawatiran Aulia untuk mendapatkan beasiswa tersebut)
Aulia : “kak, entah kenapa saya terkadang tidak percaya diri untuk bisa lolos dan merasa takut akan kegagalan nanti kak .... “
Rianti : “gimana sihh kamu ... kemarin kan kamu sendiri yang memotivasi teman-teman kamu untuk bisa sukses pada even kali ini ... !! tapi sekarang kok malah kamu yang down ... semangat dong Aulia ... !!!
Aulia : “Kalau boleh tahuu, ko’ kakak sangat senang membantu kami untuk hal ini .. ??
Rianti : “ituu karena saya yakin kalau kalian bisa melakukan yang terbaik dalam bidang ini ... ! kita semua memiliki mimpi yang sama yaitu untuk bisa berkeliling dunia dan menuntut ilmu setinggi mungkin, dan hal itu akan sangat sulit ketika kita berjalan sendiri-sendiri ... saya, Aulia dan yang lainn akan bisa dan sukses ketika kita bisa saling mendukung ...
Aulia : “terima kasih yah kak atas bantuannya dan inspirasinya ,,,, saya janji kalau saya akan melakukan yang terbaik untuk hal ini ...
Rianti : “nahhhh gtu dong ... !!! belive or not the successfulness stand by you ..., just follow the rule like the river will find the sea ... !!
Aulia : “thanks a lot yahh kakak ... “
(hari yag dinantikan pun telah tiba, perasaan yang campur aduk pun mulai menghampiri mereka, perasaan gugup telah menjadi kawan terbaik saat itu).
Our deepest fear is not we are inadequote,
Our deepest fear is that we are powerful beyone measure ..
We ask ourselves who am I to be brilliant, gorgeous, talented and fabulous ...
Actually ,
Who are you not to be?
You are playing samall doesn’t serve the world,
We were born to make manifest the glory of god that within us.
And, as we let our light shine we unconciously give other people permission to do the same ...
(sebelum berangkat menuju lokasi INTERNATIONAL STUDENTS CONTEST OF SCIENCE, CULTURE and ART yang kali ini dilaksanakan di Kota Makassar, Diana menyempatkan diri memberikan selebar kertas yang tertuliskan kutipan tersebut pada Aulia dan kawan-kawan yang lain. Mereka pun semakin percaya diri karena ada banyak dukungan dan apresiasi dari keluarga, guru dan teman dekat, mereka pun berjanji akan memberikan yang terbaik untuk semuanya)
Diana : “heyyyy girls ... !!! just to be what you can be .... !!!
Aulia : “we can touch the stars ...”
Fauzah : “we can fell the wind ...”
Aprilia : “trust what we never see ...”
Saskia : “because we are trully best friends ..”
Semua : “and we LOVE our NATION”
(mereka pun saling berpegangan tangan dan menuju ke ruangan tempat diadakannya test seleksi pertukaran pelajar. Mereka pun dengan penuh percaya diri mengerjakan soal-soal dan mengikuti seleksi wawancara dengan penuh keyakinan. Sementara itu Diana dan Rianti tetap setia memberikan dukungan diluar ruangan).
Diana : “saya bangga kak mengenal mereka para Kartini-Kartini indonesia yang tak pantang nyerah dan selalu berbuat yang terbaik. Saya seolah-olah ingin tinggal di Indonesia untuk selamanya ketika bersama dengan mereka.”
Rianti : “emangnya kamu mau kemana di .... ??”
Diana : “setelah lulus SMA, papa dan mama rencananya pengen ngesekolahin saya di tanah kelehirannya ... “
Rianti : “China, maksudnya .... ??”
Diana : “iyyahh kak .... !!! “
(tiba-tiba, Ibu guru Anisyah datang)
Ibu Anisyah : “mereka pasti akan sangat merindukan kamu di .... !!”
Diana : “ehhh, Ibu Guru ... iyyahh bu’ .. !! begitu pun dengan saya, yang akan sangat merindukan mereka nanti .... !!
Ibu Anisyah : “Yawdahhhhh .. sekarang kita berdoa, semoga semuanya berjalan dengan lancar kemudian kalian bisa capai apa yang kalian inginkan”
Rianti : “saya masih ingat dengan mimpi-mimpi kalian, Aulia yang bermimpi untuk terbang ke Korea dan bertemu dengan Minho, Saskia yang mempunyai mimpi ke Lavender Town tempat dimana Menara Eifel dan Zinedine Zidane berada, Fauzah yang bermimpi untuk ke Negara Kincir Angin yang telah menjajah Indonesia 3 setengah abad dengan tujuan untuk menunjukkan bahwa Wanita-wanita Katulistiwa Indonesia juga mampu menguasai dunia, Rianti yang bercita-cita ke Negri Piramida tempat diamana buku-buku tertua dunia tersimpan (Al-Azhar-Kairo), dan Diana sendiri yang bermimpi ke Afrika untuk menunjukkan bahwa sanya manusia itu sama tak ada yang membedakan, mau itu kulit putih dan hitam, kita semua saudara. Kalian semua Uniq lohhhh ... maka dari ituu saya sangat senang bisa membantu kalian ....
Diana : “terima kasih yahh kak .. saya juga sangat senang bisa mengenal kakak, saya yakin sooner or later my dream will come true ....
Ibu Anisyah : “Luar biasa kalian ..... seandainya saja pemikiran semua pelajar di negara ini seperti kalian, ibu yakin kalau negara ini akan berkembang dengan pesatt.
Diana : “itulah sebabnya Tuhan menciptakan kita dengan berbeda ras,agama, suku, bangsa dan budaya ... dengan tujuan meski kita berbeda namun kita itu sebenarnya satu, dan perbedaan inilah yang menyatukan kita ... sama halnya saya dan teman-teman yang lain meski sata dan mereka bebeda agama namun persaudaraan kami tetap terjalin ...
Ibu Anisyah : “Ibu bangga pada kamu di ...”
(tak lama kemudian senja pun menyambut selesainya rangkaian acara hari itu, Aulia, Saskia, Fauzah dan Aprilia meninggalkan ruangan dan berlari mendekati Diana yang menyambut mereka dengan pelukan hangat seorang sahabat)
Diana : “Mari kita sambutttt sahabat Katulistiwa kita yang telah berjuang .... !! hehehehe ... selamat yahhh ... !!! saya yakin deh kalau kalian bakalan meraih bintang yang selama ini kalian dambakan .. !!
Aulia : “Makasih yah Di .. atas semua dukungan yang selama ini kau berikan “
Diana : “Sama-sama ... !!!”
(sambil berjalan menuju matahari senja sore itu mereka pun saling berpegangan tangan dan tertawa sembari memejamkan mata dengan berharap segala impian mereka dapat tercapaiiii )
Ibu Anisyyah : “now ... it’s time to REFRESHING ...... !!!!
(mereka pun berlari seolah-olang mengejar impian mereka yang telah terlihat semakin dekat .... )
To be Continued .....
Langganan:
Postingan (Atom)
